Rabu, 08 Juli 2020

Resume Materi Epidemiologi dan Survei Kesehatan Lingkungan

UJIAN TENGAH SEMESTER

RESUME MATERI PERKULIAHAN

Diajukan untuk memenuhi Ujian Tengah Semester (UTS)

Mata Kuliah Epidemiologi dan Survei Kesehatan Lingkungan

Dosen Pengampu : Hamdan, SKM., MKM

 

 

 

 

Disusun Oleh :

Nama : Resa Sri Rejeki 

NIM : CMR0170092

Peminatan : Kesehatan Lingkungan

 

PROGRAM STUDI S1 KESEHATAN MASYARAKAT

SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN KUNINGAN

KUNINGAN

2020



A.        Pengantar Ruang Lingkup Epidemiologi Kesehatan Lingkungan

Epidemiologi Dari bahasa Greek. Epi = atas, pada,demos = penduduk, logi = studi. Studi distribusi dan determinan peristiwa kesehatan dalam populasi manusia. Jadi epidemiologi adalah  ilmu yang mempelajari tentang pola penyebaran penyakit atau kejadian yang berhubungan dengan kesehatan, serta faktor-faktor yang dapat memengaruhi keadaan tersebut.

Dalam epidemiologi, ada istilah yang disebut wabah, exotic epidemic, pandemi, dan endemi. Semua ini berhubungan dengan penyakit-penyakit serius. Berikut penjelasan dari istilah-istilah epidemiologi tersebut:

  1. Wabah adalah timbulnya penyakit tertentu dalam wilayah tertentu dengan jumlah kasus yang melebihi batas ambang normal penyakit tersebut pada waktu yang sama dengan tahun sebelumnya.
  2. Exotic epidemic adalah peningkatan penyakit yang sebelumnya tidak pernah ada dalam waktu pendek.
  3. Pandemi adalah suatu keadaan wabah penyakit tertentu yang menyerang banyak negara atau benua sehingga hampir sebagian besar dunia terserang wabah penyakit tersebut.
  4. Endemi adalah suatu keadaan dimana penyakit tersebut selalu ditemukan pada wilayah tertentu dalam bentuk sub klinis dan gejala yang ringan dengan jumlah yang tidak melebihi batas ambang normal.

Contoh wabah terhadap penyakit menular dan penyakit tidak menular:

1.      Ada Beberapa Wabah Penyakit Menular

a.  Pest (154 M) 10.000 penduduksetiap hari bahkan sampai ke kontantinovel pada masanya

b.  Kolera

      • Pandemi pertama, 1816–1826. keluar dari india 1820
      • Pandemi kedua (1829–1851) Eropa, london (1832 M) Ontario, Kanada dan New York, dan pesisir Pasifik Amerika Utara pada tahun 1834.
      • Pandemi ketiga (1852–1860) Rusia  ± 1 juta jiwa.
      • Pandemi keempat (1863–1875) eropa & Afrika.
      • Pandemi keenam (1899–1923) sedikit memengaruhi Eropa karena kemajuan kesehatan masyarakat, namun Rusia kembali terserang secara parah.
      • Pandemi ketujuh dimulai di Indonesia pada tahun 1961, disebut "kolera El Tor“ (atau "Eltor") sesuai dengan nama galur bakteri penyebabnya, dan mencapai Bangladesh pada tahun 1963, India pada tahun 1964, dan Uni Soviet pada tahun 1966.

2.      Ada Beberapa Wabah Penyakit Menular

a.       Influenza

      • "Flu Asiatik" (1889–1890) Dilaporkan pertama kali pada bulan Mei 1889 di Bukhara, Rusia. Pada bulan Oktober, wabah tersebut merebak sampai Tomsk dan daerah Kaukasus. Wabah ini dengan cepat menyebar ke barat dan menyerang Amerika Utara pada bulan Desember 1889, Amerika Selatan pada Februari–April 1890, India pada Februari–Maret 1890, dan Australia pada Maret–April 1890. Wabah ini diduga disebabkan oleh virus flu tipe H2N8 dan mempunyai laju serangan dan laju mortalitas yang sangat tinggi.
      • "Flu Spanyol",(1918–1919). Pertama kali diidentifikasi awal Maret 1918 di basis pelatihan militer AS di Fort Riley, Kansas, pada bulan Oktober 1918 wabah ini sudah menyebar menjadi pandemi di semua benua. Wabah ini sangat mematikan dan sangat cepat menyebar (pada bulan Mei 1918 di Spanyol, delapan juta orang terinfeksi wabah ini), berhenti hampir secepat mulainya, dan baru benar-benar berakhir dalam waktu 18 bulan. Dalam enam bulan, 25 juta orang tewas.

Studi epidemiologi memberikan bukti-bukti mekanisme kausal tentang pengaruh paparan/ pengalaman bilogis dan sosial dalam membentuk kesehatan dan penyakit, serta dampak perubahan biologis, perubahan sosial, pembangunan ekonomi, dan perubahan lingkungan fisik, yang berlangsung pada berbagai tahap sepanjang siklus hidup dan antar generasi, terhadap kesehatan populasi. Epidemiologi memiliki peran memberikan model teoretis dan bukti ilmiah bagi pembangunan yang berkelanjutan, yakni bukti-bukti tentang determinan bio-psiko-sosial yang terdapat dalam SDGs yang berhubungan kuat dengan peningkatan kesehatan dan keadilan distribusi kesehatan dalam populasi.

Surveilens adalah kegiatan pengumpulan data yang sistematik dan menghasilkan informasi epidemiologi untuk perencanaan, implementasi dan penilaian pembrantasan penyakit (WHO,1968). Jenis-jenis data yang dikumpulkan:

  • Nama penderita
  • Umur
  • Nama orang tua
  • Alamat
  • Status vaksinasi penyakit yang bersangkutan
  • Tanggal mulai sakit
  • Meninggal atau sembuh
  • Tanggal meninggal

Ada 3  jenis-jenis agent penyakit diantaranya:

  1. Kelompok Mikroba: Virus, spora, bakteri, parasit, jamur, masing-masing perlu lebih dideskripsikan lagi, bagaimana mengukur jumlah kontak atau perkiraan dosisnya, misalnya hitung koloni kuman termasuk salah satu metode untuk memperkirakan exposure terhadap kuman.
  2. Kelompok Bahan Kimia: Klasifikasi bahan kimia amat luas, misalnya jenis pestisida bisa mencapai ratusan, limbah industri, asap rokok, jenis logam berat, jenis bahan kimia ikutan sehingga diperkirakan ratusan ribu jenis bahan kimia beredar di lapangan dan masing-masing memiliki potensi bahaya kesehatan lingkungan.
  3. Kelompok Fisik: Radiasi, elektromagnetik, kebisingan, getaran, suhu, ultraviolet, cuaca, radiasi, dan sebagainya.

B.      Penelitian Survei

1.   Definisi Penelitian Survei

Penelitian survei adalah salah satu pendekatan penelitian yang pada umumnya digunakan untuk pengumpulan data yang luas dan banyak. Penelitian ini dilakukan pada populasi besar maupun kecil, tetapi datanya dari sampel yang diambil dari populasi tersebut. Misalnya penelitian tentang kecenderungan masyarakat memilih pemimpin nasional.

2.   Tujuan Penelitian Survei

Tujuan penelitian survei adalah untuk mengetahui gambaran umum karakteristik dari populasi. Penelitian survei digunakan untuk mengumpulkan informasi berbentuk opini dari sejumlah besar orang terhadap topik atau isu tertentu.

Dalam konteks pendidikan dan tingkah laku penelitian survei minimal dikelompokkan dalam lima bentuk berikut:

      • Survei catatan
      • Survei menggunakan angket
      • Survei melalui telepon
      • Survei menggunakan wawancara kelompok
      • Survei dengan melakukan wawancara individual

3.   Jenis-jenis Penelitian Survei

    1. Survei Sekali Waktu (Cross-sectional Survei). Data hanya dikumpulkan untuk waktu tertentu saja dengan tujuan menggambarkan kondisi populasi.
    2. Survei Rentang Waktu (Longitudinal Survei). Survei dilakukan berulang untuk mengetahui kecenderungan suatu fenomena dari waktu ke waktu.
    3. Survei Tracking/Trend. Survei dilakukan pada populasi yang sama namun dengan sampel berbeda untuk mengetahui kecenderungan suatu fenomena dari waktu ke waktu.
    4. Survei Panel. Survei dilakukan terhadap sampel yang sama untuk memahami suatu fenomena dari waktu ke waktu.
    5. Survei Cohort. Survei dilakukan pada sekelompok populasi yang spesifik untuk mengetahui perkembangan suatu fenomena dari waktu ke waktu.

4.   Tahapan Melakkukan Penelitian Survei

    1. Menentukan Masalah Penelitian
    2. Membuat Desain Penelitian Survei
    3. Mengembangkan Instrumen Survei (Menyusun Kuesioner/Pertanyaan)
    4. Menentukan Sampel
    5. Melakukan Pre-Test
    6. Mengumpulkan Data
    7. Mengkode Data
    8. Memasukkan data ke dalam program komputer (Data Entry)
    9. Pengolahan dan Analisis Data

 

 

 

 

 

 

 


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

ANALISIS PENGELOLAAN AIR PDAM TIRTA PAKUAN KOTA BOGOR

  ANALISIS PENGELOLAAN AIR  PDAM TIRTA PAKUAN KOTA BOGOR  Diajukan Untuk Memenuhi Ulangan Tengah Semester Mata Kuliah “ Pengelolaan Air “ ...